• About BWA
  • Partnership
  • Tokoh
  • Wakif
Blog BWA
Advertisement
  • Press Release
  • Al Quran Roadtrip
  • Testimoni
  • Video Gallery
  • Kolaborasic
No Result
View All Result
  • Press Release
  • Al Quran Roadtrip
  • Testimoni
  • Video Gallery
  • Kolaborasic
No Result
View All Result
Blog BWA
No Result
View All Result
Home Proyek Wakaf

Air Bersih Langka di Dusun Sukamaju, Cikampek

by admin
January 9, 2024
in Proyek Wakaf, Wakaf Sarana Air Bersih
0
0
SHARES
50
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Karena tidak tahan mengalami kesulitan air bersih, Mak Uli, warga Dusun Sukamaju, Desa Cikampek Timur, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, memutuskan pulang kampung ke Purwakarta, Jawa Barat.
Kemarau yang berkepanjangan membuat Mak Uli, penjaja kue keliling itu, dan juga warga dusun Sukamaju lainnya kesulitan air bersih untuk keperluan sehari-hari.
Hujan yang hanya turun delapan kali sejak April 2011 lalu membuat lima sumur warga yang berada di dusun ini kering. “Air sumur kami sudah lama tidak ada airnya,” ungkap Ust Abdurrahim, Ketua Takmir Mushala Sukamaju pada pertengahan Oktober lalu.
Satu-satunya sumur tua yang masih mengeluarkan air ada di Pondok Pesantren Al Husna Sukamaju, maka warga dan santri pun antri air di sumur tersebut. Karena tidak sebanding antara debit air dengan orang yang membutuhkannya, tidak jarang 24 santri Al Husna mengalah untuk tidak mandi.
Krisis air inilah yang menyebabkan Mak Uli yang juga anggota jamaah pengajian ibu-ibu  asuhan KH Ahmad Zainuddin Qh, Pimpinan Pondok Pesantren Al Husna, berpamitan hendak pindah ke Purwakarta. Awalnya Kyai Zain mengira Mak Uli pindah lantaran dagangannya tidak laku.  “Henteu, dagangan mah hasilna lumayan, ngan iyeu caina teu aya, (Tidak, dagangan hasilnya lumayan, hanya saja tidak ada air),” jawab Mak Uli.
Sumur Pompa Air Dalam
Untuk mencari jalan keluar dari krisis air yang dialami pesantren dan warga di Sukamaju, Badan Wakaf Al-Qur’an melakukan survey geolistrik di sekitar tanah pesantren pada 19 Oktober lalu.
Menurut perhitungan tim survey BWA,  ada cadangan air yang cukup besar di kedalaman antara 70-100 meter di bawah tanah. Namun, untuk mengambilnya harus dibuat sumur bor hingga kedalaman 100 meter tersebut kemudian dipompakan kepermukaan dengan pompa air submersible.
Air sumur ini akan didistribusikan melalui 3 bak penampungan. Masing-masing dengan kapasitas 1.000 liter yang di tempatkan 1 unit di pesantren dan 2 unit lainya di tengah-tengah masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih.
“Semoga dengan (wasilah sarana air bersih) ini warga semakin semangat dalam mempelajari Islam dan kesulitan santri selama ini bisa terselesaikan,” tutur Kyai Zain, pimpinan Ponpes Al Husna sekaligus nadzir wakaf untuk memelihara dan mengelola sarana air bersih yang segera dibangun ini.
Walaupun saat ini sudah memasuki musim hujan, namun pembangunan sarana air bersih ini Insya Allah akan tetap dilaksanakan, agar tidak terjadi krisis air yang selalu berulang saat memasuki musim kemarau.[]

Karena tidak tahan mengalami kesulitan air bersih, Mak Uli, warga Dusun Sukamaju, Desa Cikampek Timur, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, memutuskan pulang kampung ke Purwakarta, Jawa Barat.

Kemarau yang berkepanjangan membuat Mak Uli, penjaja kue keliling itu, dan juga warga dusun Sukamaju lainnya kesulitan air bersih untuk keperluan sehari-hari.

Hujan yang hanya turun delapan kali sejak April 2011 lalu membuat lima sumur warga yang berada di dusun ini kering. “Air sumur kami sudah lama tidak ada airnya,” ungkap Ust Abdurrahim, Ketua Takmir Mushala Sukamaju pada pertengahan Oktober lalu.

Satu-satunya sumur tua yang masih mengeluarkan air ada di Pondok Pesantren Al Husna Sukamaju, maka warga dan santri pun antri air di sumur tersebut. Karena tidak sebanding antara debit air dengan orang yang membutuhkannya, tidak jarang 24 santri Al Husna mengalah untuk tidak mandi.

Krisis air inilah yang menyebabkan Mak Uli yang juga anggota jamaah pengajian ibu-ibu  asuhan KH Ahmad Zainuddin Qh, Pimpinan Pondok Pesantren Al Husna, berpamitan hendak pindah ke Purwakarta. Awalnya Kyai Zain mengira Mak Uli pindah lantaran dagangannya tidak laku.  “Henteu, dagangan mah hasilna lumayan, ngan iyeu caina teu aya, (Tidak, dagangan hasilnya lumayan, hanya saja tidak ada air),” jawab Mak Uli.

Sumur Pompa Air Dalam

Untuk mencari jalan keluar dari krisis air yang dialami pesantren dan warga di Sukamaju, Badan Wakaf Al-Qur’an melakukan survey geolistrik di sekitar tanah pesantren pada 19 Oktober lalu.

Menurut perhitungan tim survey BWA,  ada cadangan air yang cukup besar di kedalaman antara 70-100 meter di bawah tanah. Namun, untuk mengambilnya harus dibuat sumur bor hingga kedalaman 100 meter tersebut kemudian dipompakan kepermukaan dengan pompa air submersible.

Air sumur ini akan didistribusikan melalui 3 bak penampungan. Masing-masing dengan kapasitas 1.000 liter yang di tempatkan 1 unit di pesantren dan 2 unit lainya di tengah-tengah masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih.

“Semoga dengan (wasilah sarana air bersih) ini warga semakin semangat dalam mempelajari Islam dan kesulitan santri selama ini bisa terselesaikan,” tutur Kyai Zain, pimpinan Ponpes Al Husna sekaligus nadzir wakaf untuk memelihara dan mengelola sarana air bersih yang segera dibangun ini.

Walaupun saat ini sudah memasuki musim hujan, namun pembangunan sarana air bersih ini Insya Allah akan tetap dilaksanakan, agar tidak terjadi krisis air yang selalu berulang saat memasuki musim kemarau.[]

Previous Post

Wakaf Sarana Air Bersih di Pesantren Al Husna Cikampek

Next Post

Gerai Wakaf, Nilai Tambah Mega Bekasi Hypermall untuk Pengunjung

admin

Next Post

Gerai Wakaf, Nilai Tambah Mega Bekasi Hypermall untuk Pengunjung

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tata Cara Mandi Wajib Sesuai Dengan Ajaran Rasulullah SAW.

Tata Cara Mandi Wajib Sesuai Dengan Ajaran Rasulullah SAW.

June 5, 2026
Kumpulan doa umat Islam

Kumpulan Doa Sehari-hari Dari Al-Quran & Hadits

October 28, 2024
Keutamaan Sholawat Nabi

Inilah Pentingnya Sholawat Nabi

September 21, 2024
Hikmah Nuzulul Qur’an dan Relevansinya dalam Kehidupan Modern

Tafsir Al Quran dan Jenis-jenisnya

June 12, 2026

Mendayung untuk Mencari Air Bersih

0

Air Gunungkidul

0

Air Bersih di Tengah Lautan Sampah

0

Al Qur’an Wakaf untuk Orang Sakai

0
4 Amalan Pengubah Takdir

4 Amalan Pengubah Takdir

September 10, 2026
Adab Berdoa yang Sering Terlupakan agar Permintaan Cepat Terkabul

Adab Berdoa yang Sering Terlupakan agar Permintaan Cepat Terkabul

September 9, 2026
Tanda-tanda Hati yang Mati dan Cara Menghidupkannya Kembali

Tanda-tanda Hati yang Mati dan Cara Menghidupkannya Kembali

September 7, 2026
16 Golongan Orang-orang yang Doanya Mustajab Menurut Islam (Dalil Alquran dan Hadist)

Amalan-amalan yang Pahalanya Berlipat Ganda (Bagian 2)

September 2, 2026

Recent News

4 Amalan Pengubah Takdir

4 Amalan Pengubah Takdir

September 10, 2026
Adab Berdoa yang Sering Terlupakan agar Permintaan Cepat Terkabul

Adab Berdoa yang Sering Terlupakan agar Permintaan Cepat Terkabul

September 9, 2026
Tanda-tanda Hati yang Mati dan Cara Menghidupkannya Kembali

Tanda-tanda Hati yang Mati dan Cara Menghidupkannya Kembali

September 7, 2026
16 Golongan Orang-orang yang Doanya Mustajab Menurut Islam (Dalil Alquran dan Hadist)

Amalan-amalan yang Pahalanya Berlipat Ganda (Bagian 2)

September 2, 2026
Blog BWA

Informasi Seputar Wakaf

Follow Us on Social Media

  • Contact Us
  • Syarat dan Ketentuan

© 2023 Blog BWA - Informasi Seputar Wakaf Blog BWA.

No Result
View All Result
  • Press Release
  • Al Quran Roadtrip
  • Testimoni
  • Video Gallery
  • Kolaborasic

© 2023 Blog BWA - Informasi Seputar Wakaf Blog BWA.