• About BWA
  • Partnership
  • Tokoh
  • Wakif
Blog BWA
Advertisement
  • Press Release
  • Al Quran Roadtrip
  • Testimoni
  • Video Gallery
  • Kolaborasic
No Result
View All Result
  • Press Release
  • Al Quran Roadtrip
  • Testimoni
  • Video Gallery
  • Kolaborasic
No Result
View All Result
Blog BWA
No Result
View All Result
Home Artikel

Siapakah Orang yang Kuat dalam Pandangan Islam?

by Arbi BWA
September 24, 2026
in Artikel
0
Siapakah Orang yang Kuat dalam Pandangan Islam?
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Arti Orang Kuat dalam Islam

Menurut pandangan Islam, orang yang paling kuat bukanlah mereka yang memiliki fisik kekar atau selalu menang dalam pertarungan, namun orang kuat adalah yang mampu mengendalikan diri ketika marah. Rasulullah SAW bersabda

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم، قال: “لَيْسَ الشَّدِيدُ بِالصُّرُعة، وَلَكِنَّ الشَّدِيدَ الَّذِي يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ”.

“Dari Abu Hurairah RA, dari Nabi Saw. yang telah bersabda: Orang yang kuat itu bukanlah karena jago gulat, tetapi orang kuat ialah orang yang dapat menahan dirinya di kala sedang marah.” (HR Bukhari dan Muslim).

Islam mengukur kekuatan sejati dari kestabilan jiwa dan kemampuan menundukkan ego (hawa nafsu). Mengalahkan musuh secara fisik seringkali hanya mengandalkan otot atau insting semata. Sebaliknya, menahan amarah yang sedang memuncak membutuhkan perjuangan batin (mujahadah an-nafs) yang jauh lebih berat.

Seseorang yang bisa bersabar, menahan diri, dan memaafkan di saat ia sebenarnya punya kemampuan untuk melampiaskan amarahnya, dianggap sebagai pemenang sejati yang berhasil mengalahkan musuh terbesarnya: dirinya sendiri.

Bahaya Amarah yang Tidak Terkendali

Amarah yang tidak terkendali adalah pemicu terbukanya pintu keburukan. Bahkan para ulama telah memperingatkan ketika seseorang sedang marah, setan akan mempermainkannya layaknya anak kecil mempermainkan bola. Contohnya seperti suami Istri bercerai karena tidak bisa menahan luapan emosi, pelajar tawuran hanya karena saling pandang, dan masih banyak lagi.

Cara mengendalikan Amarah

Berikut adalah cara Rasulullah dalam mengendalikan amarah.

Membaca Ta’awudz

Dari sahabat Sulaiman bin Surd, beliau menceritakan, “Suatu hari saya duduk bersama Rasulullah SAW. Ketika itu ada dua orang yang saling memaki. Salah satunya telah merah wajahnya dan urat lehernya memuncak. Kemudian Rasulullah bersabda: “Sungguh saya mengetahui ada satu kalimat, jika dibaca oleh orang ini, marahnya akan hilang. Jika dia membaca ta’awudz: A-‘uudzu billahi minas syaithanir rajiim, marahnya akan hilang”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Berusaha Diam dam Menjaga Lisan

Diam merupakan perbuatan mulia dan salah satu cara untuk mengantisipasi muncul luapan amarah. Dari Ibnu Abbas, Rasulullah bersabda: “Jika kalian marah, diamlah.” (HR. Ahmad dan Syuaib Al-Arnauth menilai Hasan lighairih).

Rasulullah juga mengingatkan, “Sesungguhnya ada hamba yang mengucapkan satu kalimat, yang dia tidak terlalu memikirkan dampaknya, namun menggelincirkannya ke neraka yang dalamnya sejauh timur dan barat.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Mengambil Posisi Lebih Rendah

Kecenderungan orang marah adalah ingin selalu lebih tinggi, dan lebih tinggi. Semakin dituruti, dia semakin ingin lebih tinggi. Dengan posisi lebih tinggi, dia bisa melampiaskan amarahnya sepuasnya. Rasulullah bersabda: “Apabila kalian marah, dan dia dalam posisi berdiri, hendaknya dia duduk. Karena dengan itu marahnya bisa hilang. Jika belum juga hilang, hendak dia mengambil posisi tidur.” (HR. Ahmad, Abu Daud dan perawinya dinilai shahih oleh Syuaib Al-Arnauth).

Mengingat Hadist ini Ketika Marah

Dari Muadz bin Anas Al-Juhani, Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang berusaha menahan amarahnya, padahal dia mampu meluapkannya, maka dia akan Allah panggil di hadapan seluruh makhluk pada hari kiamat, sampai Allah menyuruhnya untuk memilih bidadari yang dia kehendaki.” (HR. Abu Daud, Turmudzi)

Berwudhu atau Mandi

Marah itu datangnya dari setan dan setan diciptakan dari api. Maka orang yang marah dianjurkan berwudhu atau mandi untuk memadamkan amarahnya. Dari Urwah As-Sa’di, Nabi SAW bersabda: “Sesungguhnya marah itu dari setan, dan setan diciptakan dari api, dan api bisa dipadamkan dengan air. Apabila kalian marah, hendaknya dia berwudhu.” (HR. Ahmad dan Abu Daud).

Previous Post

Kenapa Kita Harus Rajin Tahajud?

Arbi BWA

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tata Cara Mandi Wajib Sesuai Dengan Ajaran Rasulullah SAW.

Tata Cara Mandi Wajib Sesuai Dengan Ajaran Rasulullah SAW.

June 5, 2026
Kumpulan doa umat Islam

Kumpulan Doa Sehari-hari Dari Al-Quran & Hadits

October 28, 2024
Keutamaan Sholawat Nabi

Inilah Pentingnya Sholawat Nabi

September 21, 2024
Hikmah Nuzulul Qur’an dan Relevansinya dalam Kehidupan Modern

Tafsir Al Quran dan Jenis-jenisnya

June 12, 2026

Mendayung untuk Mencari Air Bersih

0

Air Gunungkidul

0

Air Bersih di Tengah Lautan Sampah

0

Al Qur’an Wakaf untuk Orang Sakai

0
Siapakah Orang yang Kuat dalam Pandangan Islam?

Siapakah Orang yang Kuat dalam Pandangan Islam?

September 24, 2026
Kenapa Kita Harus Rajin Tahajud?

Kenapa Kita Harus Rajin Tahajud?

September 24, 2026
Tanda-tanda Dosa Diampuni dan Tobat di Terima Allah SWT

Tanda-tanda Dosa Diampuni dan Tobat di Terima Allah SWT

September 22, 2026
Kisah Uwais Al Qarni : Luar Biasa dalam Berbakti kepada Orang Tua

Kisah Uwais Al Qarni : Luar Biasa dalam Berbakti kepada Orang Tua

September 17, 2026

Recent News

Siapakah Orang yang Kuat dalam Pandangan Islam?

Siapakah Orang yang Kuat dalam Pandangan Islam?

September 24, 2026
Kenapa Kita Harus Rajin Tahajud?

Kenapa Kita Harus Rajin Tahajud?

September 24, 2026
Tanda-tanda Dosa Diampuni dan Tobat di Terima Allah SWT

Tanda-tanda Dosa Diampuni dan Tobat di Terima Allah SWT

September 22, 2026
Kisah Uwais Al Qarni : Luar Biasa dalam Berbakti kepada Orang Tua

Kisah Uwais Al Qarni : Luar Biasa dalam Berbakti kepada Orang Tua

September 17, 2026
Blog BWA

Informasi Seputar Wakaf

Follow Us on Social Media

  • Contact Us
  • Syarat dan Ketentuan

© 2023 Blog BWA - Informasi Seputar Wakaf Blog BWA.

No Result
View All Result
  • Press Release
  • Al Quran Roadtrip
  • Testimoni
  • Video Gallery
  • Kolaborasic

© 2023 Blog BWA - Informasi Seputar Wakaf Blog BWA.