• About BWA
  • Partnership
  • Tokoh
  • Wakif
Blog BWA
Advertisement
  • Press Release
  • Al Quran Roadtrip
  • Testimoni
  • Video Gallery
  • Kolaborasic
No Result
View All Result
  • Press Release
  • Al Quran Roadtrip
  • Testimoni
  • Video Gallery
  • Kolaborasic
No Result
View All Result
Blog BWA
No Result
View All Result
Home Kisah

Kisah Ali bin Abi Thalib dan Seorang Yahudi

by Arbi BWA
September 14, 2026
in Kisah
0
Kisah Ali bin Abi Thalib dan Seorang Yahudi
0
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ali bin Abi Thalib, saat menjabat sebagai Amirul Mukminin dan memegang kendali atas wilayah Islam yang membentang luas, suatu ketika kehilangan baju besi kesayangannya. Beberapa waktu kemudian, ia menemukan baju besi tersebut sedang dijajakan di sebuah pasar di Kufah oleh seorang warga Yahudi. Ali menghampiri pria tersebut dan menyatakan dengan tenang bahwa itu adalah baju besinya, yang tidak pernah ia jual maupun ia berikan kepada siapa pun. Pria Yahudi itu membantah dengan tegas, mengklaim bahwa baju besi itu adalah miliknya karena saat ini berada di tangannya. Sebagai seorang kepala negara sekaligus panglima militer tertinggi, Ali bisa saja menggunakan kekuasaannya untuk merampas barang itu kembali dalam sekejap. Namun, ia justru mengajak pria Yahudi tersebut untuk menyelesaikan sengketa ini secara adil di pengadilan, di hadapan seorang hakim bernama Syuraih.

Di Hari Persidangan

Di ruang sidang, Syuraih mempersilakan sang Khalifah untuk duduk sejajar dengan lawannya. Hakim kemudian meminta Ali untuk menghadirkan bukti atau dua orang saksi. Ali menghadirkan mantan budaknya, Qanbar, dan putra sulungnya, Hasan. Syuraih menerima kesaksian Qanbar, namun menolak kesaksian Hasan dengan alasan bahwa dalam peradilan Islam, kesaksian seorang anak untuk memenangkan kasus ayahnya sendiri tidak dapat diterima demi menjaga objektivitas.

Ali tersenyum mendengar putusan sang hakim dan mengakui bahwa ia tidak memiliki saksi lain yang memenuhi syarat. Tanpa ragu, Syuraih memutus perkara tersebut untuk kemenangan sang pria Yahudi, semata-mata karena hukum mewajibkan penggugat untuk membawa bukti yang sah.

Hati pun Terguncang

Pria Yahudi itu melangkah keluar dari pengadilan dengan perasaan terguncang. Ia menatap baju besi di tangannya dan merenungkan apa yang baru saja terjadi. Sang pemimpin tertinggi umat Islam telah tunduk pada keputusan hakim yang ditunjuknya sendiri, tanpa sedikit pun campur tangan atau arogansi kekuasaan. Hatinya tersentuh oleh keadilan yang begitu murni. Ia segera berbalik mengejar Ali dan berseru, “Aku bersaksi bahwa peradilan semacam ini adalah ajaran para Nabi. Baju besi ini memang milikmu, wahai Amirul Mukminin; ia terjatuh dari untamu di malam hari, dan aku memungutnya.”

Saat itu juga, pria tersebut mengucapkan dua kalimat syahadat dan memeluk Islam. Menatap keikhlasan pria tersebut, Ali sangat bersukacita hingga ia justru menghadiahkan baju besi itu kembali kepadanya, ditambah dengan seekor kuda tunggangan yang berharga.

Kesimpulan

Kisah ini menjadi teladan bahwa tidak ada perbedaan antara penguasa (Khalifah) dengan rakyatnya. di hadapan hukum dan kebenaran, tidak ada celah bagi kesombongan, bahkan dari seorang penguasa tertinggi sekalipun.

Previous Post

4 Amalan Pengubah Takdir

Next Post

Kisah Uwais Al Qarni : Luar Biasa dalam Berbakti kepada Orang Tua

Arbi BWA

Next Post
Kisah Uwais Al Qarni : Luar Biasa dalam Berbakti kepada Orang Tua

Kisah Uwais Al Qarni : Luar Biasa dalam Berbakti kepada Orang Tua

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tata Cara Mandi Wajib Sesuai Dengan Ajaran Rasulullah SAW.

Tata Cara Mandi Wajib Sesuai Dengan Ajaran Rasulullah SAW.

June 5, 2026
Kumpulan doa umat Islam

Kumpulan Doa Sehari-hari Dari Al-Quran & Hadits

October 28, 2024
Keutamaan Sholawat Nabi

Inilah Pentingnya Sholawat Nabi

September 21, 2024
Hikmah Nuzulul Qur’an dan Relevansinya dalam Kehidupan Modern

Tafsir Al Quran dan Jenis-jenisnya

June 12, 2026

Mendayung untuk Mencari Air Bersih

0

Air Gunungkidul

0

Air Bersih di Tengah Lautan Sampah

0

Al Qur’an Wakaf untuk Orang Sakai

0
Keutamaan Memperbanyak Sholawat

Keutamaan Memperbanyak Sholawat

October 14, 2026
Amalan yang Menjauhkan Diri dari Siksa Neraka

Amalan yang Menjauhkan Diri dari Siksa Neraka

October 8, 2026
Menela’ah Kandungan Surah Al-Insyirah

Menela’ah Kandungan Surah Al-Insyirah

October 7, 2026
4 Sifat Nabi dan Rasul yang Patut di Teladani

4 Sifat Nabi dan Rasul yang Patut di Teladani

October 5, 2026

Recent News

Keutamaan Memperbanyak Sholawat

Keutamaan Memperbanyak Sholawat

October 14, 2026
Amalan yang Menjauhkan Diri dari Siksa Neraka

Amalan yang Menjauhkan Diri dari Siksa Neraka

October 8, 2026
Menela’ah Kandungan Surah Al-Insyirah

Menela’ah Kandungan Surah Al-Insyirah

October 7, 2026
4 Sifat Nabi dan Rasul yang Patut di Teladani

4 Sifat Nabi dan Rasul yang Patut di Teladani

October 5, 2026
Blog BWA

Informasi Seputar Wakaf

Follow Us on Social Media

  • Contact Us
  • Syarat dan Ketentuan

© 2023 Blog BWA - Informasi Seputar Wakaf Blog BWA.

No Result
View All Result
  • Press Release
  • Al Quran Roadtrip
  • Testimoni
  • Video Gallery
  • Kolaborasic

© 2023 Blog BWA - Informasi Seputar Wakaf Blog BWA.