Dalam keseharian, setiap muslim tidak lepas dari membaca shalawat, karena setiap shalat di tasyahud awal maupun akhir, sholawat wajib dibaca agar sholat kita diterima oleh Allah. dalam agama islam, amalan sholawat terbagi menjadi 2 bagian. yang pertama wajib ketika shalat, dan sunnah ketika diluar sholat.
Terdapat beberapa hadist yang mengajak kepada kita untuk bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Karena Rasulullah SAW bersabda
مَن صلَّى علَيَّ صَلاةً واحِدةً صلَّى اللهُ عليه عَشْرَ صَلواتٍ، وحُطَّتْ عنه عَشْرُ خَطيئاتٍ، ورُفِعَتْ له عَشْرُ دَرَجاتٍ
“Barang siapa yang bershalawat kepadaku satu kali, Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali, dihapus darinya sepuluh dosa, dan ditinggikan baginya sepuluh derajat.”(HR. An-Nasa’i).
dari hadist lainnya beliau bersabda
عَنْ عَبْدِاللهِ بْنِ عَمْرٍو بْنِ الْعَاصِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا اَنَّهُ سَمِعَ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلاَةً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا رواه مسلم.
“Barang siapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali.” (HR Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Nasa’i).
Keutamaan-Keutamaan Bersholawat kepada Nabi
Sholawat Merupakan Perintah Allah SWT
Salah satu keutamaan sholawat adalah bahwa amalan ini diperintahkan secara langsung oleh Allah SWT di dalam Al-Qur’an. Allah berfirman:
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.”
(QS. Al-Ahzab: 56)
Ayat tersebut menunjukkan betapa mulianya kedudukan Nabi Muhammad ﷺ. Allah SWT memerintahkan orang-orang beriman untuk bersholawat dan mengucapkan salam kepada beliau. Oleh karena itu, memperbanyak sholawat merupakan salah satu bentuk ketaatan kepada Allah sekaligus wujud penghormatan kepada Rasulullah.
Mendapatkan Sepuluh Rahmat dari Allah SWT
Keutamaan sholawat yang sangat istimewa adalah bahwa satu kali sholawat yang dibaca seorang Muslim akan dibalas dengan sepuluh rahmat dari Allah SWT.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barang siapa bersholawat kepadaku satu kali, Allah akan bersholawat kepadanya sepuluh kali.”
(HR. Muslim)
Hadis ini menjadi motivasi bagi umat Islam untuk tidak meremehkan amalan sholawat. Meskipun diucapkan dengan kalimat yang singkat, sholawat memiliki keutamaan yang besar di sisi Allah SWT. Semakin sering seseorang bersholawat dengan ikhlas, semakin banyak pula kesempatan baginya untuk memperoleh rahmat dan keberkahan dari Allah.
Menjadi Bukti Cinta kepada Rasulullah ﷺ
Mencintai Nabi Muhammad ﷺ merupakan bagian penting dari keimanan seorang Muslim. Salah satu cara untuk menunjukkan kecintaan tersebut adalah dengan memperbanyak sholawat, mempelajari sunnah beliau, serta berusaha meneladani akhlaknya.
Sholawat bukan sekadar ucapan yang diulang-ulang, melainkan juga pengingat agar umat Islam semakin mengenal pribadi Rasulullah. Beliau adalah teladan dalam kejujuran, kesabaran, kasih sayang, kerendahan hati, dan kepedulian terhadap sesama.
Dengan memperbanyak sholawat, diharapkan tumbuh kecintaan yang semakin mendalam kepada Rasulullah ﷺ, sehingga seorang Muslim terdorong untuk mengikuti ajaran dan sunnahnya dalam kehidupan sehari-hari.
Menjadi Sebab Mendapatkan Kedudukan Mulia di Sisi Rasulullah
Memperbanyak sholawat juga merupakan amalan yang memiliki keutamaan besar bagi umat Nabi Muhammad ﷺ.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Sesungguhnya orang yang paling dekat denganku pada hari kiamat adalah orang yang paling banyak bersholawat kepadaku.”
(HR. Tirmidzi)
Hadis tersebut memberikan kabar gembira bagi orang-orang yang senantiasa memperbanyak sholawat. Amalan ini menjadi salah satu jalan untuk memperoleh kedekatan dengan Rasulullah ﷺ pada hari kiamat.
Oleh karena itu, seorang Muslim hendaknya membiasakan diri membaca sholawat dengan ikhlas, disertai keimanan yang kuat dan kesungguhan dalam menjalankan ajaran Islam.
Menenangkan Hati dan Mengingatkan kepada Allah
Memperbanyak sholawat dapat menjadi bagian dari kebiasaan berzikir yang membantu seseorang mengingat Allah SWT dan Rasul-Nya. Ketika seseorang meluangkan waktu untuk bersholawat, ia dapat sejenak mengalihkan perhatian dari kesibukan duniawi dan kembali merenungkan nilai-nilai keimanan.
Allah SWT berfirman:
“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”
(QS. Ar-Ra’d: 28)
Ayat tersebut berbicara tentang ketenteraman melalui mengingat Allah. Sholawat dapat menjadi bagian dari amalan seorang Muslim untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Namun, ketenteraman hati juga perlu diiringi dengan keimanan, doa, kesabaran, dan usaha menjalani kehidupan sesuai tuntunan Islam
Membuka Kesempatan untuk Meraih Ampunan dan Pahala
Setiap Muslim tentu berharap mendapatkan ampunan dan pahala dari Allah SWT. Memperbanyak sholawat merupakan salah satu amalan baik yang dapat dilakukan secara konsisten untuk mengharapkan rahmat-Nya.
Sholawat juga dapat menjadi sarana untuk memperbanyak amal saleh tanpa membutuhkan biaya atau persiapan khusus. Seseorang dapat membacanya ketika berjalan, menunggu, beristirahat, atau setelah menyelesaikan pekerjaan.
Meskipun demikian, memperbanyak sholawat hendaknya tidak membuat seseorang melupakan kewajiban lainnya. Sholawat perlu berjalan seiring dengan pelaksanaan salat, menjaga akhlak, menunaikan amanah, berbuat baik kepada orang tua, dan menjauhi perbuatan yang dilarang oleh agama.
Menjadikan Kehidupan Lebih Dekat dengan Sunnah Rasulullah
Keutamaan sholawat tidak hanya berkaitan dengan banyaknya bacaan, tetapi juga dengan pengaruhnya terhadap kehidupan seorang Muslim. Orang yang mencintai Rasulullah ﷺ seharusnya berusaha meneladani perilaku dan ajaran beliau.
Memperbanyak sholawat dapat dijadikan pengingat untuk menjaga lisan dari perkataan buruk, bersikap jujur, menghormati orang lain, membantu sesama, serta bersabar ketika menghadapi kesulitan.
Dengan demikian, sholawat tidak berhenti sebagai amalan lisan, tetapi diharapkan melahirkan perubahan dalam perilaku dan akhlak. Inilah salah satu cara menjadikan kecintaan kepada Rasulullah sebagai bagian nyata dari kehidupan sehari-hari.









