Pemimpin yang adil merupakan dambaan bagi semua orang yang dipimpinnya. ketika sebuah negara dipimpin oleh pemimpin yang adil, maka kesejahteraan rakyat meningkat dan kemiskinan mereda bahkan hilang. Dia akan menghilangkan segala bentuk Kejahatan dan kecurangan, serta menegakkan amar ma’ruf nahi munkar. Didalam islam pemimpin yang adil mempunyai keistimewaan tersendiri. apa saja keistimewaan tersebut? yuk kita simak sama-sama.
Mendapat Naungan dari Allah SWT
Ketika di akhirat nanti, manusia bahkan iblis pun tidak bisa menaungi sesama selain naungan dari Allah SWT. Allah memberi jaminan kepada 7 golongan orang orang tertentu yang pantas mendapatkan naungan dari Allah SWT. Rasulullah bersabda
“Ada tujuh orang yang dinaungi Allah dengan naungan-Nya pada hari tidak ada naungan selain naungan-Nya, yaitu: pemimpin yang adil, seorang pemuda yang tumbuh dalam beribadah kepada Tuhannya, orang yang hatinya terpaut di masjid-masjid, dua orang yang saling mencintai karena Allah, keduanya berkumpul karena-Nya dan berpisah pun karena-Nya pula, dan seorang laki-laki yang diminta berzina oleh seorang wanita yang mempunyai kedudukan lagi cantik, tetapi ia mengatakan, ‘Sesungguhnya aku takut kepada Allah, seseorang yang bersedekah secara sembunyi-sembunyi sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya, dan seorang yang berdzikir kepada Allah di tempat yang sunyi, lalu matanya mengucurkan (air mata).” (HR Bukhari)
Menjadi Orang yang Paling di Cintai Allah SWT
Allah sangat mencintai pemimpin yang adil, serta Allah sangat membenci pemimpin yang zalim. keberadaan pemimpin yang zalim akan membawa bencana dan kerusakan dimana mana, sebaliknya keberadaan pemimpin yang adil akan membawa keberkahan yang adil dan sejahtera. Rasulullah SAW bersabda
Dari Abu Said Al-Khudri RA: Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya manusia yang paling dicintai Allah Azza Wajalla dan yang paling dekat tempat duduknya pada hari kiamat adalah pemimpin yang adil, sedangkan manusia paling dibenci oleh Allah dan paling jauh tempat duduknya di hari kiamat adalah pemimpin yang zalim.” (HR Tirmidzi)
Doanya Mustajab dan Tidak Tertolak
Doa dari Pemimpin yang adil sangat mustajab dan tidak tertolak. Rasululah SAW bersabda
“Ada tiga orang yang doanya tidak tertolak: pemimpin yang adil, orang yang berpuasa sampai ia berbuka, dan doa orang yang terzalimi, Allah akan mengangkatnya di bawah naungan awan pada hari kiamat, pintu-pintu langit akan dibukakan untuknya seraya berfirman: Demi keagungan-Ku, sungguh Aku akan menolongmu meski setelah beberapa saat.” (Hadis Hasan diriwayatkan oleh Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)
Berdiri diatas Mimbar Cahaya
Diakhirat nanti Pemimpin yang adil akan berada di atas mimbar-mimbar yang terbuat dari cahaya. Rasulullah SAW bersabda
“Sesungguhnya orang-orang yang berlaku adil, di sisi Allah berada di atas mimbar-mimbar yang terbuat dari cahaya, di sisi kanan Ar- Rahman Azza wa Jalla, dan kedua Tangan-Nya kanan. Yaitu, orang- orang yang berlaku adil dalam menghukum dan berlaku adil terhadap keluarga mereka dan terhadap bawahan mereka ketika mereka berkuasa.” (HR Muslim, Ahmad, dan An-Nasa’i).
Oleh karena itu, wajib bagi negara untuk mengangkat Pemimpin yang adil. Pemimpin yang menjadikan AlQuran dan Hadist sebagai pedoman sebagai bentuk keberkahan dan kemuliaan islam diseluruh dunia.









