• About BWA
  • Partnership
  • Tokoh
  • Wakif
Blog BWA
Advertisement
  • Press Release
  • Al Quran Roadtrip
  • Testimoni
  • Video Gallery
  • Kolaborasic
No Result
View All Result
  • Press Release
  • Al Quran Roadtrip
  • Testimoni
  • Video Gallery
  • Kolaborasic
No Result
View All Result
Blog BWA
No Result
View All Result
Home Artikel

Rahasia Keistiqamahan dalam Beribadah

by Arbi
January 28, 2026
in Artikel
0
Rahasia Keistiqamahan dalam Beribadah
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Istiqamah dalam beribadah merupakan salah satu tantangan terbesar bagi seorang Muslim di tengah kesibukan dan dinamika kehidupan modern. Banyak orang mampu beribadah dengan semangat di awal, namun perlahan kehilangan konsistensi karena godaan dunia, rasa lelah, dan kejenuhan. Padahal, Islam mengajarkan bahwa amalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang dilakukan secara istiqamah meskipun sedikit. Oleh karena itu, memahami rahasia keistiqamahan dalam beribadah menjadi hal yang sangat penting agar seorang Muslim mampu menjaga kualitas iman, memperkuat hubungan dengan Allah, dan meraih ketenangan hati dalam jangka panjang. Berikut adalah tips agar kita istiqimah dalam beribadah.

Mulai dari yang Kecil, Tapi Rutin (Adwamuha wa In Qalla)

Yang akan kamu pelajari

Toggle
  • Mulai dari yang Kecil, Tapi Rutin (Adwamuha wa In Qalla)
  • Cari dan Jaga Lingkungan yang Saleh (Suhbah Sholihah)
  • Teruslah Menuntut Ilmu
  • Buat Jadwal Ibadah yang Realistis
  • Lakukan Muhasabah (Evaluasi Diri) Secara Berkala
  • Jangan Meremehkan Dosa Kecil
  • Jangan Pernah Putus dalam Berdoa

Kesalahan yang sering dilakukan oleh para muhajir baru adalah terlalu memaksakan diri dengan melakukan banyak amalan sunnah sekaligus. Misalnya langsung menjalankan puasa Daud, shalat tahajud 11 rakaat, dan membaca Al-Qur’an satu juz setiap hari. Semangat seperti ini tentu baik, tetapi sering kali tidak bisa bertahan lama. Padahal Islam mengajarkan kita untuk bersikap realistis dan bertahap dalam beribadah. Rasulullah ﷺ juga mengingatkan bahwa amalan yang dilakukan terus-menerus, meskipun sedikit, lebih dicintai oleh Allah. Rasulullah SAW bersabda:

“Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah yang paling rutin (konsisten) meskipun itu sedikit.” (HR. Bukhari & Muslim)

Cari dan Jaga Lingkungan yang Saleh (Suhbah Sholihah)

Iman itu seperti bara api. Jika hanya satu dan dibiarkan sendiri, ia mudah padam. Namun jika dikumpulkan dengan bara api lainnya, ia akan menjadi api yang besar dan kuat. Begitu pula dengan iman seseorang—ia sangat dipengaruhi oleh orang-orang di sekitarnya. Kita akan cenderung menjadi seperti teman-teman terdekat kita. Rasulullah bersabda

“Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi…” (HR. Bukhari & Muslim)

teman yang baik dan teman yang buruk itu seperti penjual minyak wangi dan pandai besi. Penjual minyak wangi akan membuat kita ikut harum, sedangkan pandai besi bisa membuat kita terkena percikan api atau bau yang tidak enak. Artinya, berteman dengan orang baik akan membawa pengaruh baik, dan berteman dengan orang buruk bisa membawa dampak yang kurang baik.

Karena itu, carilah teman atau lingkungan yang saling mengingatkan dalam kebaikan. Ikuti kajian rutin, baik online maupun langsung, bergabung dengan grup yang isinya positif, atau setidaknya punya satu sahabat yang bisa dihubungi saat iman sedang turun.

Teruslah Menuntut Ilmu

Futur sering terjadi karena kita kehabisan “bahan bakar” ilmu. Semangat beramal tanpa ilmu yang terus ditambah lama-lama akan melemah dan bisa hilang. Ilmu itu seperti cahaya, yang membantu kita tetap melihat dan menikmati indahnya perjalanan hijrah. Rasulullah SAW bersabda :

“Barangsiapa menelusuri jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim)

Jadwalkan dalam satu pekan untuk menuntut ilmu. Bisa dengan cara membaca buku, mendengarkan podcast kajian, atau menonton ceramah dari ustadz yang pemahamannya lurus dan terpercaya.

Buat Jadwal Ibadah yang Realistis

perlakukan ibadahmu seperti janji temu penting. Jika janji dengan atasan kamu catat, kenapa tidak dengan janji kepada Allah. Gunakan agenda atau kalender di ponselmu untuk mencatat ibadah. Buat jadwal yang mudah diikuti, misalnya:

  • Setiap hari pukul 08.00: Sholat Dhuha
  • Senin & Kamis pukul 17.00: Siapkan Buka Puasa Sunnah
  • Setiap malam pukul 21.00: Baca Surah Al-Mulk

Dengan jadwal seperti ini, kamu akan lebih mudah konsisten dan tetap di jalur ibadah.

Lakukan Muhasabah (Evaluasi Diri) Secara Berkala

Umar bin Khattab RA pernah berkata, “Hisablah dirimu sebelum kamu dihisab”. Muhasabah itu seperti layaknya manager bagi diri kita sendiri. Luangkan 5 menit setiap malam sebelum tidur untuk merenung. Tanyakan pada dirimu:

  • “Amal baik apa yang sudah aku lakukan hari ini?”
  • “Dosa atau kesalahan apa yang aku lakukan?”
  • “Apa yang bisa aku perbaiki besok?”

Cara ini membantu kita terus sadar dan memperbaiki diri setiap hari.

Jangan Meremehkan Dosa Kecil

Seringkali, futur bukan karena dosa besar, tapi karena banyak dosa kecil yang kita anggap sepele, seperti ghibah, melihat yang haram, mendengarkan musik yang melalaikan, atau berbohong sedikit. Dosa-dosa kecil ini seperti lubang-lubang kecil di perahu yang lama-lama bisa membuatnya tenggelam.

Jangan Pernah Putus dalam Berdoa

Pada akhirnya, istiqomah adalah taufiq dan hidayah dari Allah. Hati kita berada di antara jari-jemari-Nya, Dia membolak-balikkannya sekehendak-Nya. Maka, jangan pernah sombong dengan amalmu, dan jangan pernah berhenti meminta kepada-Nya.

Doa yang paling sering dipanjatkan oleh Rasulullah ﷺ adalah:

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ، ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ

Yā muqallibal-qulūb, tsabbit qalbī ‘alā dīnik.

Artinya: “Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.” (HR. Tirmidzi)

Jadikan doa ini sebagai andalan di setiap sujud dan setiap waktu.

Perjalanan istiqomah setelah hijrah tidak selalu lurus dan mudah. Kadang kita berlari kencang, kadang hanya berjalan, bahkan kadang harus merangkak. Yang paling penting adalah jangan berhenti dan jangan berbalik arah. Allah melihat setiap usaha, tetes keringat, dan air mata kita, bukan hanya hasil akhirnya.

Jadikan Sedekah sebagai Jangkar Istiqomahmu

Dari semua tips, ada satu amalan yang bisa menjadi “jangkar” saat iman kita goyah: sedekah. Sedekah berdampak langsung, baik untuk orang lain maupun untuk hatimu sendiri. Ini menunjukkan bahwa kamu masih peduli dan ingin berbuat baik.

Saat imanmu turun, paksa dirimu berbuat baik. Saat imanmu naik, tunjukkan rasa syukur dengan berbagi. Membuat sedekah rutin, misalnya melalui Baitulmaal Muamalat (BMM), bisa menjadi pengingat harian perjalanan hijrahmu. Sekecil apapun sedekahmu, komitmen rutin ini akan membantu menjaga istiqomah dan menambah pahala ketika amalan lain sedang melemah.

Jadikan sedekah sebagai jangkar istiqomahmu dan mulai donasi rutin sekarang.

Previous Post

Keutamaan Sedekah Subuh

Arbi

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kumpulan doa umat Islam

Kumpulan Doa Sehari-hari Dari Al-Quran & Hadits

October 28, 2024
Kitab Fikih Safinatun Najah

Tata Cara Mandi Wajib Sesuai Dengan Ajaran Rasulullah SAW.

May 8, 2025
jenis-jenis tafsir

Tafsir Al Quran dan Jenis-jenisnya

October 22, 2024
al Quran Jawa Tengah

Wakaf al Quran Untuk Orang Meninggal

May 16, 2025

Mendayung untuk Mencari Air Bersih

0

Air Gunungkidul

0

Air Bersih di Tengah Lautan Sampah

0

Al Qur’an Wakaf untuk Orang Sakai

0
Rahasia Keistiqamahan dalam Beribadah

Rahasia Keistiqamahan dalam Beribadah

January 28, 2026
Keutamaan Sedekah Subuh

Keutamaan Sedekah Subuh

January 28, 2026
Kisah Ahli Tahajud dan Harimau

Kisah Ahli Tahajud dan Harimau

January 25, 2026
Menggapai Kemudahan dalam Rezeki

Hikmah di Balik Memberi: Sedekah dalam Perspektif Islam

January 22, 2026

Recent News

Rahasia Keistiqamahan dalam Beribadah

Rahasia Keistiqamahan dalam Beribadah

January 28, 2026
Keutamaan Sedekah Subuh

Keutamaan Sedekah Subuh

January 28, 2026
Kisah Ahli Tahajud dan Harimau

Kisah Ahli Tahajud dan Harimau

January 25, 2026
Menggapai Kemudahan dalam Rezeki

Hikmah di Balik Memberi: Sedekah dalam Perspektif Islam

January 22, 2026
Blog BWA

Informasi Seputar Wakaf

Follow Us on Social Media

  • Contact Us
  • Syarat dan Ketentuan

© 2023 Blog BWA - Informasi Seputar Wakaf Blog BWA.

No Result
View All Result
  • Press Release
  • Al Quran Roadtrip
  • Testimoni
  • Video Gallery
  • Kolaborasic

© 2023 Blog BWA - Informasi Seputar Wakaf Blog BWA.